musik

PMB IAI BUNGA BANGSA CIREBON

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Ringkasan Perkembangan Fotografi Jurnalistik di Indonesia

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

PENGARUH DIHILANGKANNYA MAPEL TIK TERHADAP SISWA

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 10 April 2019

SHOLAT YANG BERMANFAAT #1

Shalat yang Bermanfaat #1




         Baru kemarin, 3 April 2019, kita, umat Muslim di seantero Nusantara tengah berbahagia, sebab kedatangan momen bersejarah Isra Mikraj, 22 Rajab 1440 Hijriyah. Peringatan demi peringatan, pengajian demi pengajian digelar di mana-mana. Peringatan dan pengajian yang setiap tahun terus diulang-ulang. Perjalanan spiritual Nabi Muhammad saw., pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha sampai ke Sidratul Muntaha. Sebagaimana perjalanan spiritual, tanpa keimanan dan keilmuan, Isra Mikraj--terutama Mikraj--bisa jadi tidak terjangkau logika manusia.
Lepas dari itu bahwa, dalam momen bersejarah ini, Isra Mikraj membawa amanah mulia Allah untuk Nabi saw., dan umatnya yakni amanah shalat wajib lima waktu. Ibadah ritual yang masuk dalam salah satu rukun Islam sebagai tiang agama. Dari sinilah kita bisa mengatakan bahwa shalat menempati posisi yang sangat penting dan menentukan. Bahkan juga dikatakan dalam salah satu riwayat, bahwa shalat menjadi penentu segala amal manusia. Dengan kata lain, jika shalat manusia baik, maka baik pula keselurahan amalnya. Lalu bagaimana sebetulnya urgensi hakikat shalat untuk kehidupan pribadi dan sosial masyarakat?
Shalat juga ditegaskan oleh Al-Qur'an sebagai ibadah yang akan mampu mencegah perbuatan keji dan munkar. Ini berarti bahwa shalat yang kita dirikan harus bermanfaat. Jangan sampai kuantitas shalat kita tidak berbanding lurus dengan kualitas shalatnya. Agar jangan sampai shalat hanya sekadar menggugurkan kewajiban, hanya sebatas gerak badan. Shalat yang tidak membuat kita berbaik sangka dan berbaik perilaku. Kita harus membuktikan bahwa baiknya shalat itu terbukti dengan baiknya perilaku, orang dengan karakter jujur dan peduli. Semakin shalat seseorang akan semakin berani untuk jujur dan peduli terhadap diri sendiri, orang lain dan terutama Allah Swt.
Jangan sampai shalatnya kita setiap waktu, tidak membuat kita malu kepada Allah. Kita juga harus malu kalau sampai hidup berlimpah harta tetapi tidak peduli kepada sesama. Hidup dengan hedonis dan individualistis. Kehidupan masyarakat tak kunjung membaik, semakin semrawut, penuh konflik dan kesalahpahaman. Apalagi sampai kemudian kondisi masyarakat dipenuhi dengan ghibah, hoaks dan fitnah. Sampai di sini, di mana korelasinya antara shalat kita dengan perilaku dan kualitas sosial yang harmonis dalam kehidupan masyarakat? Shalat yang justru begitu berjarak sangat jauh sekali dengan konteks sosial masyarakat.
Wallahu a'lam

SHOLAT YANG BERMANFAAT #2

       Sholat Yang Bermanfaat #2





      Shalat yang bermanfaat itu tidak lain adalah makna dari shalat yang khusyuk. Shalat yang efeknya baik pada perilaku kita sendiri dan berefek baik dengan adanya upaya transformasi sosial dalam kehidupan masyarakat. Jadi di sini saya ingin sekaligus menegaskan bahwa shalat khusyuk itu berkaitan dengan kualitas. Adanya ketenangan batin, kontemplasi akan kehadiran Allah yang bersemayam di hati, lalu berbanding lurus dengan perilaku kita yang baik dan peduli kepada sesama. Tanpa kualitas itu semua, bisa dipastikan shalat kita masih jauh dari khusyuk dan bermanfaat.
Betapapun demikian, kita tidak boleh menyerah. Sebab meraih shalat khusyuk itu butuh proses. Kita harus meyakinkan diri agar shalat kita tidak lagi sia-sia. Hanya sebatas gerak badan dan menggugurkan kewajiban. Apalagi hanya sebatas pemantas perilaku karena gengsi kepada orang. Mumpung Allah masih memberikan kesempatan sehat dan umur panjang, jangan sampai kita lengah dan banyak menunda-nunda. Kita harus terus memperbaharui niat dan menyegerakan langkah agar kita mampu melakukan transformasi diri, spriritual dan sosial yang kita mulai dari diri kita sendiri.
Seumpama saja, oleh Allah kita diberikan jabatan yang prestisius--mulai dari PNS, pejabat tinggi atau lainnya--dan harta yang berlimpah, tetapi di saat yang sama tidak nampak kepedulian sosialnya terhadap masyarakat, maka sekaya dan seterhormat apapun kita, serajin apapun shalat kita, rasa-rasanya shalat kita kualitasnya masih hampa. Hidupnya belum bermakna. Belum bermanfaat. Masih jauh dari khusyuk. Oleh karena itu sederhana saja, bahwa semakin istikomah beribadah seseorang, maka ia akan semakin tergerak untuk jujur dan peduli. Selain juga rendah hati. Shalat adalah salah satu cara paling ampuh untuk mengasah akhlak rendah hati kita, baik kepada Allah maupun sesama.
Mungkin juga banyak yang merasa bahwa shalat tidak ada kaitannya dengan semakin banyaknya harta yang dimiliki. Sebab juga masih banyak kita temukan orang yang tidak shalat, hartanya tetap banyak. Sehingga seolah-olah harta yang banyak itu murni hasil jerih payah kerjanya, yang kemudian dianggap tidak ada campur tangan Allah. Termasuk orang-orang yang shalat tetapi shalatnya secepat kilat, terburu-buru. Nada bicaranya tinggi, semakin mengunggulkan kehebatan diri, gampang sekali meremehkan orang lain. Percayalah jabatan prestisius dan harta yang berlimpah, sama sekali tidak ada kebanggaan, tanpa diimbangi dengan kualitas shalat yang bermanfaat bagi kepentingan sosial masyarakat. Di antara misalnya ikut serta mensuport pengelonaan DKM, remaja Masjid dan lembaga-lembaga lain, dengan mengupayakan inovasi demi inovasi.
Wallaahu a'lam

By. Ahmad Yusuf
      Sekretriat IPNU 10,April 2019

UJIAN SEKOLAH BERBASIS ANDROID


"Ujian Berbasis Android"




Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokaatuh,
 Selamat Malam, Salam memo ..
         Kali ini kami akan menulis ulasan tentang yang kini dunia pendidikan semakin Maju. yaitu "Ujian Berbasis Andorid". Sudah tak asing lagi di telinga kita mengenai kecanggihan – kecanggian teknologi yang diserap dalam media pembelajaran di dunia pendidikan pada era Milenial sekarang. Dari mulai Persentasi menggukan Infokus, Ujian Nasional  Berbasis Komputer (UNBK) bahkan sekarang sudah ada sistem yang memproduktifkan Gadget untuk dapat digunakan dalam ujian Sekolah yaitu Ujian Sekolah Berstandar Nasional Berbasis Android ( USBN BA).
            Dalam Ujian Berbasis Android ini, Aplikasi yang digunakan adalah Exambro Client yang mana dapat terkoneksi dengan server lokal yang ada di sekolah. Aplikasi tersebut dapat di unduh melalui Play Store maupun web dinas kabupaten sehingga memudahkan siswa agar dapat memilikinya dengan mudah. Dalam berbasis Android jaringan yang digunakan adalah jaringan khusus. Bukan jaringan yang biasanya kita pakai untuk berselancar internet pada umumnya, akan tetapi memakai jaringan Acces Point yang terkoneksi dengan server sekolah sehingga dalam proses ujian, siswa tidak dapat browsing dengan jaringan tersebut dan jaringan tersebut pun tidak bisa untuk mengakses apapun kecuali soal – soal yang sudah disiapkan oleh server yang terkoneksi dengan Android siswa.
            Dengan adanya sistem ujian seperti ini akan memudahkan kegiatan Ujian sekolah yang lebih simpel nan sederhana, lebih mudah dalam prosedurnya, lebih aman dalam menyimpan soal – soal yang sifatnya rahasia karena soal hanya dapat dibuka pada saat akan ujian dilaksanakan dan lebih hemat dalam pendanaan kegiatanya. Lain halnya dengan Ujian berbasis kertas, kita akan berkordinasi dalam penggandaan soalnya dari mulai wilayah kecamatan, kabupaten dan dengan biaya Foto copy yang relatif mahal dan banyaknya jumlah siswa yang ada pada sekolah masing – masing, akan mengakibatkan pembengkakan biaya dalam pelaksanaannya.
            Adanya perkembangan pemanfaatan teknologi seperti ini, siswa dapat menerima pembelajaran bahwa tidak semua penggunaan Gadget dapat menimbulkan hal-hal yang negatif saja, akan tetapi dapat bermanfaat dalam Media belajar siswa.